Google Maps merupakan sebuah aplikasi dari Google yang dapat membantu anda dalam menemukan suatu daerah. Bahkan aplikasi ini sudah dapat memberikan anda masukan untuk menentukan arah jalan yang bisa anada lewati untuk menuju suatu tempat. Namun apakah mesin atau aplikasi ini mengalahkan mata, pikiran dan perasaan anda untuk memilih jalan hidup kita?Dilansir KabarIT dari Cnet, seorang perempuan di Utah memutuskan mengikuti petunjuk arah jalan yang diberikan Google Maps di BlackBerrynya. Ia mengikuti petunjuk arah Google Maps tanpa melihat rambu-rambu dan kondisi jalan yang ada di Park City. Ia mengabaikan bahwa jalan yang ia lewati tidak terdapat trotoar untuk pejalan kaki, dia juga mengabaikan kenyataan bahwa di jalan yang ia lewati merupakan jalur yang dilewati kendaraan-kendaraan dengan kecepatan tinggi. Dan benar saja terjadi ia tertabrak mobil.
Akibat kejadian tersebut ia mengalami luka-luka dan menuntut Google karena memberikan arah yang salah. Tak tanggung-tanggung ia menggugat Google untuk biaya pengobatan mencapai lebih dari $ 100.000.
Sebelumnya pernah terjadi kasus yang hampir sama, dimana seorang pemilik BMW mengikuti petunjuk GPS miliknya dan terperosok ke tebing. Dia kemudian mengklaim bahwa GPS yang diikutinya salah memberikan petunjuk. Namun nampaknya hakim tidak simpati dengan gugatan seperti ini. Pengadilan memutuskan bahwa otak pengemudi sendiri yang membuatnya berbuat demikian.
Banyak beberapa orang yang sangat ketergantungan dengan mesin atau alat sampai mengabaikan pikiran dan perasaanya. Padahal manusia memiliki pikiran dan perasaan untuk memilih pilihan yang lebih baik.
Sumber: kabarit.com

Judul: Google Dituntut Seorang Wanita Karena Salah Memberikan Arah Jalan Yang Mengakibatkan Kecelakaan
Rating: 100% based on 99998 ratings. 7912 user reviews.
KLIK UNTUK INFO TIPS DAN TRIK KASKUS
Rating: 100% based on 99998 ratings. 7912 user reviews.
KLIK UNTUK INFO TIPS DAN TRIK KASKUS



